Langsung ke konten utama

Sang Penyair


 Sang Penyair

Aku titip surat pada semesta

Yakinlah,

Kau menemukan sang penyair di antara tanda-tanda alam

Di antara tanda-tanda kesunyian

Di antara akar rumput ilalang

Di antara cahaya kunang-kunang

Di antara riuhnya ombak dan tingginya pendakian

Yang mesra

Yang kau sendiri sulit menerka

Mengajakmu mengolah pada kata-kata 

Dalam bahasa-bahasa yang misteri

Dan membuatmu bersedih seri



Aku titip salam,

Pada air hujan

Pada angin malam

Pada sepotong rembulan

Pada buku-buku di rak lemari rumah

Pada bait-bait pemberontakan yang sunyi

Pada semangkuk mie instan

Pada secangkir kopi panas

Pada tulisan-tulisan yang tersimpan rapih

Yang semuanya adalah satu kombinasi daripada sang penyair

Kau akan menemukannya

Sekalipun ia tak akan muncul di hadapmu

Tapi yakinlah,

Derap langkahnya akan mendekat

Jika kau mengenali tanda-tandanya

Ia mungkin memang belum pulang

Tapi ia sedang singgah sebentar

Entah sebentar atau bahkan tak pulang..



Namun yakinlah,

Kau akan menyapanya kembali

Di suatu tempat

Yang engkau tak tahu dimana

Di dalam mimpi

Atau bahkan di pejaman matamu saat berdoa

Dan penyair akan tersenyum

Karena kau telah berhasil mengenalinya.


Picture by : Google

Komentar